Soemardi Karsono bernama asli Soemardi dilahirkan di Pare sebuah kota di kabupaten Kediri Jawa Timur tahun 1936. Setamat Beliau dari SMEA Daho Kediri 1957 bekerja di Biro Keamanan Kabinet Perdana Menteri di Pejambon Jakarta. Selama bekerja sebagai Abdi Negara ini beliau mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan antara lain Pendidikan Bendahara Negara pada Lembaga Administrasi Negara di Jakarta tahun 1963 dan Pendidikan Spesialis Budi Daya Lebah (De Specialisation en Apikulture di Republik Sosialis Romania tahun 1968. Pendidikan yang terahir inilah yang membawa beliau kepada ketertarikan yang mendalam pada Lebah, dan menbawa beliau untuk masuk dalam Lembaga Apikultur Indonesia yang dibentuk guna mengembangkan Budi Daya Lebah di Indonesia. Didorong keinginan yang kuat untuk lebih mengembangkan Perlebahan di Indonesia akhirnya pada tahun 1973 beliau bersedia menjadi Kepala Pusat Apiari Pramuka suatu unit usaha yang dibentuk oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka untuk mengembangkan budi daya Lebah di Indonesia. Untuk memaksimalkan usaha tersebut atas saran Prof.dr. ing V. HARNAJ (salah satu ahli Lebah masa itu), beliau memohon ijin untuk memindahkan Pusat Apiari Pramuka yang awalnya di Cibubur Jakarta ke Kecamatan Gringsing Jateng. Sebagai konsekwensinya Soemardi Karsono memindahkan juga seluruh anggota keluarganya.
Dharma Apiaries didirikan pada tahun 1982 oleh Almarhum Sooemardi Karsono ketika dirasa karier beliau di Pusat Apiari Pramuka tidak dapat lebih berkembang lagi. Selama lebih dari 30 tahun beliau mengabdikan diri untuk kemajuan perlebahan nasional. Beliau melakukan penyuluhan ke berbagai daerah, secara pribadi maupun lewat pengabdian beliau di Pusat Apiari Pramuka tahun 1973-1982. Diantaranya seminar peternakan lebah pada bulan maret 1977 di Jakarta. Setelah semakin maraknya Peternakan Lebah di Indonesia awal tahun 90 an bersama kawan– kawan kominitas Perlebahan beliau berusaha membentuk wadah Asosiasi Perlebahan Jawatengah dan DIY yang selanjutkan berusaha dikembangkan dan akhirnya terbentuklah Assosiasi Perlebahan Indonesia (API).
Dharma Apiaries kemudian berkembang menjadi sebuah usaha keluarga. Sejak kecil putra-putri beliau telah diajarkan mengenal dan mencintai dunia Lebah. Pada Awal berdirinya Dharma Apiaries sempat mendapat penghargaan dari Bapak Soejarwo (MenHut) tahun 1985, atas peran sertanya mendukung pameran sektor kehutanan dalam pameran produksi Indonesia . Komitmen untuk memberikan produk yang berkualitas bagi rakyat Indonesia merupakan komitmen utama kami.